MIRACLE COMMUNITY

Translate

Sabtu, 15 September 2012

Saat Teduh, Sabtu 15 September 2012

 <<  Amsal 15 >> 

1Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah.
2Lidah orang bijak mengeluarkan pengetahuan, tetapi mulut orang bebal mencurahkan kebodohan.
3Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik.
4Lidah lembut adalah pohon kehidupan, tetapi lidah curang melukai hati.
5Orang bodoh menolak didikan ayahnya, tetapi siapa mengindahkan teguran adalah bijak.
6Di rumah orang benar ada banyak harta benda, tetapi penghasilan orang fasik membawa kerusakan.
7Bibir orang bijak menaburkan pengetahuan, tetapi hati orang bebal tidak jujur.
8Korban orang fasik adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi doa orang jujur dikenan-Nya.
9Jalan orang fasik adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi siapa mengejar kebenaran, dikasihi-Nya.
10Didikan yang keras adalah bagi orang yang meninggalkan jalan yang benar, dan siapa benci kepada teguran akan mati.
11Dunia orang mati dan kebinasaan terbuka di hadapan TUHAN, lebih-lebih hati anak manusia!
12Si pencemooh tidak suka ditegur orang; ia tidak mau pergi kepada orang bijak.
13Hati yang gembira membuat muka berseri-seri, tetapi kepedihan hati mematahkan semangat.
14Hati orang berpengertian mencari pengetahuan, tetapi mulut orang bebal sibuk dengan kebodohan.
15Hari orang berkesusahan buruk semuanya, tetapi orang yang gembira hatinya selalu berpesta.
16Lebih baik sedikit barang dengan disertai takut akan TUHAN dari pada banyak harta dengan disertai kecemasan.
17Lebih baik sepiring sayur dengan kasih dari pada lembu tambun dengan kebencian.
18Si pemarah membangkitkan pertengkaran, tetapi orang yang sabar memadamkan perbantahan.
19Jalan si pemalas seperti pagar duri, tetapi jalan orang jujur adalah rata.
20Anak yang bijak menggembirakan ayahnya, tetapi orang yang bebal menghina ibunya.
21Kebodohan adalah kesukaan bagi yang tidak berakal budi, tetapi orang yang pandai berjalan lurus.
22Rancangan gagal kalau tidak ada pertimbangan, tetapi terlaksana kalau penasihat banyak.
23Seseorang bersukacita karena jawaban yang diberikannya, dan alangkah baiknya perkataan yang tepat pada waktunya!
24Jalan kehidupan orang berakal budi menuju ke atas, supaya ia menjauhi dunia orang mati di bawah.
25Rumah orang congkak dirombak TUHAN, tetapi batas tanah seorang janda dijadikan-Nya tetap.
26Rancangan orang jahat adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi perkataan yang ramah itu suci.
27Siapa loba akan keuntungan gelap, mengacaukan rumah tangganya, tetapi siapa membenci suap akan hidup.
28Hati orang benar menimbang-nimbang jawabannya, tetapi mulut orang fasik mencurahkan hal-hal yang jahat.
29TUHAN itu jauh dari pada orang fasik, tetapi doa orang benar didengar-Nya.
30Mata yang bersinar-sinar menyukakan hati, dan kabar yang baik menyegarkan tulang.
31Orang yang mengarahkan telinga kepada teguran yang membawa kepada kehidupan akan tinggal di tengah-tengah orang bijak.
32Siapa mengabaikan didikan membuang dirinya sendiri, tetapi siapa mendengarkan teguran, memperoleh akal budi.
33Takut akan TUHAN adalah didikan yang mendatangkan hikmat, dan kerendahan hati mendahului kehormatan.

Jumat, 14 September 2012

Saat Teduh, Jumat 14 September 2012

 <<  Amsal 14 >> 

1Perempuan yang bijak mendirikan rumahnya, tetapi yang bodoh meruntuhkannya dengan tangannya sendiri.
2Siapa berjalan dengan jujur, takut akan TUHAN, tetapi orang yang sesat jalannya, menghina Dia.
3Di dalam mulut orang bodoh ada rotan untuk punggungnya, tetapi orang bijak dipelihara oleh bibirnya.
4Kalau tidak ada lembu, juga tidak ada gandum, tetapi dengan kekuatan sapi banyaklah hasil.
5Saksi yang setia tidak berbohong, tetapi siapa menyembur-nyemburkan kebohongan, adalah saksi dusta.
6Si pencemooh mencari hikmat, tetapi sia-sia, sedangkan bagi orang berpengertian, pengetahuan mudah diperoleh.
7Jauhilah orang bebal, karena pengetahuan tidak kaudapati dari bibirnya.
8Mengerti jalannya sendiri adalah hikmat orang cerdik, tetapi orang bebal ditipu oleh kebodohannya.
9Orang bodoh mencemoohkan korban tebusan, tetapi orang jujur saling menunjukkan kebaikan.
10Hati mengenal kepedihannya sendiri, dan orang lain tidak dapat turut merasakan kesenangannya.
11Rumah orang fasik akan musnah, tetapi kemah orang jujur akan mekar.
12Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.
13Di dalam tertawapun hati dapat merana, dan kesukaan dapat berakhir dengan kedukaan.
14Orang yang murtad hatinya menjadi kenyang dengan jalannya, dan orang yang baik dengan apa yang ada padanya.
15Orang yang tak berpengalaman percaya kepada setiap perkataan, tetapi orang yang bijak memperhatikan langkahnya.
16Orang bijak berhati-hati dan menjauhi kejahatan, tetapi orang bebal melampiaskan nafsunya dan merasa aman.
17Siapa lekas naik darah, berlaku bodoh, tetapi orang yang bijaksana, bersabar.
18Orang yang tak berpengalaman mendapat kebodohan, tetapi orang yang bijak bermahkotakan pengetahuan.
19Orang jahat tunduk di dekat orang baik, orang fasik di depan pintu gerbang orang benar.
20Juga oleh temannya orang miskin itu dibenci, tetapi sahabat orang kaya itu banyak.
21Siapa menghina sesamanya berbuat dosa, tetapi berbahagialah orang yang menaruh belas kasihan kepada orang yang menderita.
22Tidak sesatkah orang yang merencanakan kejahatan? Tetapi yang merencanakan hal yang baik memperoleh kasih dan setia.
23Dalam tiap jerih payah ada keuntungan, tetapi kata-kata belaka mendatangkan kekurangan saja.
24Mahkota orang bijak adalah kepintarannya; tajuk orang bebal adalah kebodohannya.
25Saksi yang setia menyelamatkan hidup, tetapi siapa menyembur-nyemburkan kebohongan adalah pengkhianat.
26Dalam takut akan TUHAN ada ketenteraman yang besar, bahkan ada perlindungan bagi anak-anak-Nya.
27Takut akan TUHAN adalah sumber kehidupan sehingga orang terhindar dari jerat maut.
28Dalam besarnya jumlah rakyat terletak kemegahan raja, tetapi tanpa rakyat runtuhlah pemerintah.
29Orang yang sabar besar pengertiannya, tetapi siapa cepat marah membesarkan kebodohan.
30Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang.
31Siapa menindas orang yang lemah, menghina Penciptanya, tetapi siapa menaruh belas kasihan kepada orang miskin, memuliakan Dia.
32Orang fasik dirobohkan karena kejahatannya, tetapi orang benar mendapat perlindungan karena ketulusannya.
33Hikmat tinggal di dalam hati orang yang berpengertian, tetapi tidak dikenal di dalam hati orang bebal.
34Kebenaran meninggikan derajat bangsa, tetapi dosa adalah noda bangsa.
35Raja berkenan kepada hamba yang berakal budi, tetapi kemarahannya menimpa orang yang membuat malu.

Kamis, 13 September 2012

Saat Teduh, Kamis 13 September 2012

 <<  Amsal 13 >> 

1Anak yang bijak mendengarkan didikan ayahnya, tetapi seorang pencemooh tidak mendengarkan hardikan.
2Dari buah mulutnya seseorang akan makan yang baik, tetapi nafsu seorang pengkhianat ialah melakukan kelaliman.
3Siapa menjaga mulutnya, memelihara nyawanya, siapa yang lebar bibir, akan ditimpa kebinasaan.
4Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia-sia, sedangkan hati orang rajin diberi kelimpahan.
5Orang benar benci kepada dusta, tetapi orang fasik memalukan dan memburukkan diri.
6Kebenaran menjaga orang yang saleh jalannya, tetapi kefasikan mencelakakan orang berdosa.
7Ada orang yang berlagak kaya, tetapi tidak mempunyai apa-apa, ada pula yang berpura-pura miskin, tetapi hartanya banyak.
8Kekayaan adalah tebusan nyawa seseorang, tetapi orang miskin tidak akan mendengar ancaman.
9Terang orang benar bercahaya gemilang, sedangkan pelita orang fasik padam.
10Keangkuhan hanya menimbulkan pertengkaran, tetapi mereka yang mendengarkan nasihat mempunyai hikmat.
11Harta yang cepat diperoleh akan berkurang, tetapi siapa mengumpulkan sedikit demi sedikit, menjadi kaya.
12Harapan yang tertunda menyedihkan hati, tetapi keinginan yang terpenuhi adalah pohon kehidupan.
13Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan.
14Ajaran orang bijak adalah sumber kehidupan, sehingga orang terhindar dari jerat-jerat maut.
15Akal budi yang baik mendatangkan karunia, tetapi jalan pengkhianat-pengkhianat mencelakakan mereka.
16Orang cerdik bertindak dengan pengetahuan, tetapi orang bebal membeberkan kebodohan.
17Utusan orang fasik menjerumuskan orang ke dalam celaka, tetapi duta yang setia mendatangkan kesembuhan.
18Kemiskinan dan cemooh menimpa orang yang mengabaikan didikan, tetapi siapa mengindahkan teguran, ia dihormati.
19Keinginan yang terlaksana menyenangkan hati, menghindari kejahatan adalah kekejian bagi orang bebal.
20Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang.
21Orang berdosa dikejar oleh malapetaka, tetapi Ia membalas orang benar dengan kebahagiaan.
22Orang baik meninggalkan warisan bagi anak cucunya, tetapi kekayaan orang berdosa disimpan bagi orang benar.
23Huma orang miskin menghasilkan banyak makanan, tetapi ada yang lenyap karena tidak ada keadilan.
24Siapa tidak menggunakan tongkat, benci kepada anaknya; tetapi siapa mengasihi anaknya, menghajar dia pada waktunya.
25Orang benar makan sekenyang-kenyangnya, tetapi perut orang fasik menderita kekurangan.

Rabu, 12 September 2012

Saat Teduh, Rabu 12 September 2012

 <<  Amsal 12 >> 

1Siapa mencintai didikan, mencintai pengetahuan; tetapi siapa membenci teguran, adalah dungu.
2Orang baik dikenan TUHAN, tetapi si penipu dihukum-Nya.
3Orang tidak akan tetap tegak karena kefasikan, tetapi akar orang benar tidak akan goncang.
4Isteri yang cakap adalah mahkota suaminya, tetapi yang membuat malu adalah seperti penyakit yang membusukkan tulang suaminya.
5Rancangan orang benar adalah adil, tujuan orang fasik memperdaya.
6Perkataan orang fasik menghadang darah, tetapi mulut orang jujur menyelamatkan orang.
7Orang fasik dijatuhkan sehingga mereka tidak ada lagi, tetapi rumah orang benar berdiri tetap.
8Setiap orang dipuji seimbang dengan akal budinya, tetapi orang yang serong hatinya, akan dihina.
9Lebih baik menjadi orang kecil, tetapi bekerja untuk diri sendiri, dari pada berlagak orang besar, tetapi kekurangan makan.
10Orang benar memperhatikan hidup hewannya, tetapi belas kasihan orang fasik itu kejam.
11Siapa mengerjakan tanahnya, akan kenyang dengan makanan, tetapi siapa mengejar barang yang sia-sia, tidak berakal budi.
12Orang fasik mengingini jala orang jahat, tetapi akar orang benar mendatangkan hasil.
13Orang jahat terjerat oleh pelanggaran bibirnya, tetapi orang benar dapat keluar dari kesukaran.
14Setiap orang dikenyangkan dengan kebaikan oleh karena buah perkataan, dan orang mendapat balasan dari pada yang dikerjakan tangannya.
15Jalan orang bodoh lurus dalam anggapannya sendiri, tetapi siapa mendengarkan nasihat, ia bijak.
16Bodohlah yang menyatakan sakit hatinya seketika itu juga, tetapi bijak, yang mengabaikan cemooh.
17Siapa mengatakan kebenaran, menyatakan apa yang adil, tetapi saksi dusta menyatakan tipu daya.
18Ada orang yang lancang mulutnya seperti tikaman pedang, tetapi lidah orang bijak mendatangkan kesembuhan.
19Bibir yang mengatakan kebenaran tetap untuk selama-lamanya, tetapi lidah dusta hanya untuk sekejap mata.
20Tipu daya ada di dalam hati orang yang merencanakan kejahatan, tetapi orang yang menasihatkan kesejahteraan mendapat sukacita.
21Orang benar tidak akan ditimpa oleh bencana apapun, tetapi orang fasik akan senantiasa celaka.
22Orang yang dusta bibirnya adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi orang yang berlaku setia dikenan-Nya.
23Orang yang bijak menyembunyikan pengetahuannya, tetapi hati orang bebal menyeru-nyerukan kebodohan.
24Tangan orang rajin memegang kekuasaan, tetapi kemalasan mengakibatkan kerja paksa.
25Kekuatiran dalam hati membungkukkan orang, tetapi perkataan yang baik menggembirakan dia.
26Orang benar mendapati tempat penggembalaannya, tetapi jalan orang fasik menyesatkan mereka sendiri.
27Orang malas tidak akan menangkap buruannya, tetapi orang rajin akan memperoleh harta yang berharga.
28Di jalan kebenaran terdapat hidup, tetapi jalan kemurtadan menuju maut.

Selasa, 11 September 2012

Saat Teduh, Selasa 11 September 2012

 AMSAL 11

1Neraca serong adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi Ia berkenan akan batu timbangan yang tepat.
2Jikalau keangkuhan tiba, tiba juga cemooh, tetapi hikmat ada pada orang yang rendah hati.
3Orang yang jujur dipimpin oleh ketulusannya, tetapi pengkhianat dirusak oleh kecurangannya.
4Pada hari kemurkaan harta tidak berguna, tetapi kebenaran melepaskan orang dari maut.
5Jalan orang saleh diratakan oleh kebenarannya, tetapi orang fasik jatuh karena kefasikannya.
6Orang yang jujur dilepaskan oleh kebenarannya, tetapi pengkhianat tertangkap oleh hawa nafsunya.
7Pengharapan orang fasik gagal pada kematiannya, dan harapan orang jahat menjadi sia-sia.
8Orang benar diselamatkan dari kesukaran, lalu orang fasik menggantikannya.
9Dengan mulutnya orang fasik membinasakan sesama manusia, tetapi orang benar diselamatkan oleh pengetahuan.
10Bila orang benar mujur, beria-rialah kota, dan bila orang fasik binasa, gemuruhlah sorak-sorai.
11Berkat orang jujur memperkembangkan kota, tetapi mulut orang fasik meruntuhkannya.
12Siapa menghina sesamanya, tidak berakal budi, tetapi orang yang pandai, berdiam diri.
13Siapa mengumpat, membuka rahasia, tetapi siapa yang setia, menutupi perkara.
14Jikalau tidak ada pimpinan, jatuhlah bangsa, tetapi jikalau penasihat banyak, keselamatan ada.
15Sangat malanglah orang yang menanggung orang lain, tetapi siapa membenci pertanggungan, amanlah ia.
16Perempuan yang baik hati beroleh hormat; sedangkan seorang penindas beroleh kekayaan.
17Orang yang murah hati berbuat baik kepada diri sendiri, tetapi orang yang kejam menyiksa badannya sendiri.
18Orang fasik membuat laba yang sia-sia, tetapi siapa menabur kebenaran, mendapat pahala yang tetap.
19Siapa berpegang pada kebenaran yang sejati, menuju hidup, tetapi siapa mengejar kejahatan, menuju kematian.
20Orang yang serong hatinya adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi orang yang tak bercela, jalannya dikenan-Nya.
21Sungguh, orang jahat tidak akan luput dari hukuman, tetapi keturunan orang benar akan diselamatkan.
22Seperti anting-anting emas di jungur babi, demikianlah perempuan cantik yang tidak susila.
23Keinginan orang benar mendatangkan bahagia semata-mata, harapan orang fasik mendatangkan murka.
24Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan.
25Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum.
26Siapa menahan gandum, ia dikutuki orang, tetapi berkat turun di atas kepala orang yang menjual gandum.
27Siapa mengejar kebaikan, berusaha untuk dikenan orang, tetapi siapa mengejar kejahatan akan ditimpa kejahatan.
28Siapa mempercayakan diri kepada kekayaannya akan jatuh; tetapi orang benar akan tumbuh seperti daun muda.
29Siapa yang mengacaukan rumah tangganya akan menangkap angin; orang bodoh akan menjadi budak orang bijak.
30Hasil orang benar adalah pohon kehidupan, dan siapa bijak, mengambil hati orang.
31Kalau orang benar menerima balasan di atas bumi, lebih-lebih orang fasik dan orang berdosa!

Senin, 10 September 2012

Saat Teduh, Senin 10 September 2012

AMSAL 10

Kumpulan amsal-amsal Salomo

1Amsal-amsal Salomo. Anak yang bijak mendatangkan sukacita kepada ayahnya, tetapi anak yang bebal adalah kedukaan bagi ibunya.
2Harta benda yang diperoleh dengan kefasikan tidak berguna, tetapi kebenaran menyelamatkan orang dari maut.
3TUHAN tidak membiarkan orang benar menderita kelaparan, tetapi keinginan orang fasik ditolak-Nya.
4Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya.
5Siapa mengumpulkan pada musim panas, ia berakal budi; siapa tidur pada waktu panen membuat malu.
6Berkat ada di atas kepala orang benar, tetapi mulut orang fasik menyembunyikan kelaliman.
7Kenangan kepada orang benar mendatangkan berkat, tetapi nama orang fasik menjadi busuk.
8Siapa bijak hati, memperhatikan perintah-perintah, tetapi siapa bodoh bicaranya, akan jatuh.
9Siapa bersih kelakuannya, aman jalannya, tetapi siapa berliku-liku jalannya, akan diketahui.
10Siapa mengedipkan mata, menyebabkan kesusahan, siapa bodoh bicaranya, akan jatuh.
11Mulut orang benar adalah sumber kehidupan, tetapi mulut orang fasik menyembunyikan kelaliman.
12Kebencian menimbulkan pertengkaran, tetapi kasih menutupi segala pelanggaran.
13Di bibir orang berpengertian terdapat hikmat, tetapi pentung tersedia bagi punggung orang yang tidak berakal budi.
14Orang bijak menyimpan pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh adalah kebinasaan yang mengancam.
15Kota yang kuat bagi orang kaya ialah hartanya, tetapi yang menjadi kebinasaan bagi orang melarat ialah kemiskinan.
16Upah pekerjaan orang benar membawa kepada kehidupan, penghasilan orang fasik membawa kepada dosa.
17Siapa mengindahkan didikan, menuju jalan kehidupan, tetapi siapa mengabaikan teguran, tersesat.
18Siapa menyembunyikan kebencian, dusta bibirnya; siapa mengumpat adalah orang bebal.
19Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi.
20Lidah orang benar seperti perak pilihan, tetapi pikiran orang fasik sedikit nilainya.
21Bibir orang benar menggembalakan banyak orang, tetapi orang bodoh mati karena kurang akal budi.
22Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya.
23Berlaku cemar adalah kegemaran orang bebal, sebagaimana melakukan hikmat bagi orang yang pandai.
24Apa yang menggentarkan orang fasik, itulah yang akan menimpa dia, tetapi keinginan orang benar akan diluluskan.
25Bila taufan melanda, lenyaplah orang fasik, tetapi orang benar adalah alas yang abadi.
26Seperti cuka bagi gigi dan asap bagi mata, demikian si pemalas bagi orang yang menyuruhnya.
27Takut akan TUHAN memperpanjang umur, tetapi tahun-tahun orang fasik diperpendek.
28Harapan orang benar akan menjadi sukacita, tetapi harapan orang fasik menjadi sia-sia.
29Jalan TUHAN adalah perlindungan bagi orang yang tulus, tetapi kebinasaan bagi orang yang berbuat jahat.
30Orang benar tidak terombang-ambing untuk selama-lamanya, tetapi orang fasik tidak akan mendiami negeri.
31Mulut orang benar mengeluarkan hikmat, tetapi lidah bercabang akan dikerat.
32Bibir orang benar tahu akan hal yang menyenangkan, tetapi mulut orang fasik hanya tahu tipu muslihat.

Minggu, 09 September 2012

Saat Teduh, Minggu 9 September 2012

 AMSAL 9

Undangan hikmat dan undangan kebodohan

1Hikmat telah mendirikan rumahnya, menegakkan ketujuh tiangnya,
2memotong ternak sembelihannya, mencampur anggurnya, dan menyediakan hidangannya.
3Pelayan-pelayan perempuan telah disuruhnya berseru-seru di atas tempat-tempat yang tinggi di kota:
4"Siapa yang tak berpengalaman, singgahlah ke mari"; dan kepada yang tidak berakal budi katanya:
5"Marilah, makanlah rotiku, dan minumlah anggur yang telah kucampur;
6buanglah kebodohan, maka kamu akan hidup, dan ikutilah jalan pengertian."
7Siapa mendidik seorang pencemooh, mendatangkan cemooh kepada dirinya sendiri, dan siapa mengecam orang fasik, mendapat cela.
8Janganlah mengecam seorang pencemooh, supaya engkau jangan dibencinya, kecamlah orang bijak, maka engkau akan dikasihinya,
9berilah orang bijak nasihat, maka ia akan menjadi lebih bijak, ajarilah orang benar, maka pengetahuannya akan bertambah.
10Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian.
11Karena oleh aku umurmu diperpanjang, dan tahun-tahun hidupmu ditambah.
12Jikalau engkau bijak, kebijakanmu itu bagimu sendiri, jikalau engkau mencemooh, engkau sendirilah orang yang akan menanggungnya.
13Perempuan bebal cerewet, sangat tidak berpengalaman ia, dan tidak tahu malu.
14Ia duduk di depan pintu rumahnya di atas kursi di tempat-tempat yang tinggi di kota,
15dan orang-orang yang berlalu di jalan, yang lurus jalannya diundangnya dengan kata-kata:
16"Siapa yang tak berpengalaman, singgahlah ke mari"; dan kepada orang yang tidak berakal budi katanya:
17"Air curian manis, dan roti yang dimakan dengan sembunyi-sembunyi lezat rasanya."
18Tetapi orang itu tidak tahu, bahwa di sana ada arwah-arwah dan bahwa orang-orang yang diundangnya ada di dalam dunia orang mati.