MIRACLE COMMUNITY

Translate

Kamis, 04 Oktober 2012

Saat Teduh, Rabu, 03 Oktober 2012




MENGHARGAI OTORITAS MELALUI KETAATAN


Bacaan Firman : Lukas 7:1-10.
 "Aku berkata kepadamu, iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai, sekalipun di antara orang Israel!"(ayat 9). Yesus memuji perwira Romawi ini?  Karena perwira tersebut menghormati otoritas di atasnya.  Iman sang perwira ditunjukkan dengan kata-kata ini, "Tuan, janganlah bersusah-susah, sebab aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku; sebab itu aku juga menganggap diriku tidak layak untuk datang kepada-Mu. Tetapi katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh. Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula  prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya,"(ayat 6a-8). Ketaatannya kepada otoritas menghasilkan kesembuhan bagi hambanya.
Renungan
1. Apa hubungan antara taat dengan menghormati otoritas? (ayat 6-8).



2. Menurut Anda, mengapa Yesus heran dan hal apakah yang terjadi selanjutnya? (ayat 9-10).



Praktek
Adakah tindakan respect kepada otoritas/pemimpin/atasan Anda menjadikan bukti bahwa Anda adalah murid Kristus? Tuliskanlah komitmen Anda setelah merenungkan Firman Tuhan hari ini!

Saat Teduh, Selasa 02 Oktober 2012




BERBUAT  LEBIH DAHULU.


Bacaan Firman : Matius 7:12-14.
Adalah  mudah bagi kita untuk menuntut  seseorang menghargai atau menghormati kita, tetapi alangkah sukarnya bila kita yang harus memberi rasa hormat terlebih dahulu kepada orang lain. apalagi dengan orang-orang yang membuat kita tidak nyaman, diperlukan perjuangan untuk melakukannya.  Tuhan Yesus mengumpamakan hal itu seperti pintu  dan jalan yang sempit.  (ayat 13-14). Sesulit apapun kita harus berjuang untuk mengalahkan kedagingan kita untuk mempraktekkan kebenaran ini. Lakukanlah terlebih dahulu apa yang ingin orang lain lakukan untuk kita.

Renungan
1. Apa yang harus kita lakukan kepada seseorang jika kita ingin ia lakukan juga kepada kita?





2. Mengapa saling menghormati dianggap sebagai pintu yang sesak dan jalan yang sempit?




Praktek
Berkat Apa yang Anda dapat dari renungan Firman Tuhan hari ini?  Tuliskan komitmen yang akan Anda buat hari ini!

Saat Teduh, Senin 01 Oktober 2012



HORMAT KEPADA TUHAN DAN PEMIMPIN


Bacaan Firman : I Samuel 26:1-25  
Jika kita menghormati Tuhan dan pemimpin seperti Daud, maka ayat selanjutnya berkata,”Dan sesungguhnya, seperti nyawamu  pada hari ini berharga di mataku, demikianlah hendaknya nyawaku berharga di mata TUHAN, dan hendaknya Ia melepaskan aku dari segala kesusahan,"(ayat 23-24). Mari kita belajar seperti Daud, hormat kepada Tuhan dan pemimpin. Seandainya pikiran Daud pada saat itu dipenuhi dengan pikiran negatif, tentulah raja Saul pasti terbunuh. Mengapa? Karena Saul telah berusaha sekuat tenaga untuk membunuh Daud.
Daud mengampuni Saul dan tidak membunuhnya. Ia memilih untuk menghormati Tuhan dan menghargai Saul, meski Saul itu jahat. Prinsip yang dipraktekan oleh Daud memberikan contoh bahwa, “TUHAN akan membalas kebenaran dan kesetiaan setiap orang,.
Renungan
1. Mengapa Daud tidak mau membunuh Saul? Menurut Anda, mengapa Daud bertindak seperti itu? (ayat 8-10).



2. Apa alasan Daud untuk tidak menjamah Saul? (ayat 23-24).


Praktek
Bagaimana hubungan Anda dengan pemimpin/atasan Anda hari-hari ini?  Masih adakah perasaan “mengganjal”  di hati Anda dengan pemimpin/atasan/otoritas Anda? Tuliskan komitmen apa yang ingin Anda ambil hari ini?

PESAN PENATUA (Saat Teduh Oktober 2012)



JEMAAT-PRAJURIT.


Mat 9:37-38 maka kata-Nya kepada murid-murid-nya:     "TUAIAN MEMANG BANYAK, tetapi PEKERJA SEDIKIT. karena itu MINTALAH  kepada TUAN yang EMPUNYA TUAIAN, supaya IA MENGIRIMKAN PEKERJA-PEKERJA untuk TUAIAN ITU."
Masalah gereja atau orang percaya hari ini sebenarnya bukanlah iblis, setan atau dunia dengan segala macam bentuknya; uang, teroris. Minoritas, tekanan atau yang lainnya. Tuhan Yesus berkata masalah kita adalah PEKERJA. Tuaian, dunia bukanlah masalahnya, masalahnya adalah Pekerja. Dunia atau tuaian sudah siap dituai, mereka sudah menguning, Dunia sudah siap dibajak, dunia dengan segala bentuk, macam dan rupanya tinggal diambil dan dibawa kepada Tuhan Yesus. Mereka sudah siap dituai.                                                    Persoalan menurut Tuhan adalah ; TIDAK ADA PEKERJANYA. Masalah TERBESAR gereja atau jemaat adalah PEKERJA. Jemaat yang ada di gereja hari ini bukanlah PEKERJA KRISTUS, tetapi hanya kumpulan anak-anak bahkan mungkin cuma bayi-bayi yang sebenarnya sudah cukup berumur atau tua, Bahkan mereka sudah cukup lama ada di dalam gereja atau menjadi orag percaya tanpa pernah bertumbuh menjadi pekerja Kristus. Mereka tidak pernah menjadi  PASUKAN ALLAH, mungkin karena ajaran yang palsu/salah, mereka di ninabobokan oleh injil kemakmuran, atau zona aman yang palsu tanpa pernah mau terlibat dengan Allah, mereka semua cukup puas menjadi orang Kristen yang duduk dan setia di bangku gereja tanpa pernah memberi hidup pada Allah.                                                                        
Mereka bukan menjadi pasukan Allah tapi hanya Hansip, Mereka menjadi masyarakat Kristen yang hanya suka mengeluh, Mengkritik, Menghakimi, Mereka benar-benar bukan pasukan atau prajurit Allah, mereka hanyalah kumpulan bayi-bayi yang menyedot dan minta perhatian penuh tanpa pernah dapat melayani,  mereka mengasihi diri sendiri, Cengeng. Hanya suka menyalahkan Tuhan, keadaan, orang lain, lari dari masalah setiap punya masalah,  Lebih memilih lari dari persoalan dari pada bertanggung jawab. Inilah MASALAH TERBESAR GEREJA TIDAK   ADA PRAJURIT  ALLAH, TIDAK ADA PEKERJA.   
Kita harus berdoa dan meminta kepada Allah pemilik tuaian. Jika tidak ! kitab wahtu mengatakan bahwa merek akan di tuai oleh yang lain (Wahyu 14:15) Maka keluarlah seorang malaikat lain dari Bait Suci; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada Dia yang duduk di atas awan itu: "Ayunkanlah sabit-Mu itu dan tuailah, karena sudah tiba saatnya untuk menuai; sebab tuaian di bumi sudah masak." 
Apa yang harus kita lakukan untuk mengatasi masalah gereja/ dunia hari ini?
  1. Kita harus berdoa pada Tuhan. agar Tuhan mengirim (membangkitkan) spirit  God Armys  
Kita perlu berdoa mengusir spirit yang bertentangan dengan spirit prajurit, (Mengasihi diri  mementingkan diri sendiri, tentara yang benar tidak memusingkan dengan dirinya sendiri, dia hanya fokus menyenangkan komandannya.  (2 Tim  2:3) Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus. (4) Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya.. Seorang prajurit sejati tidak pusing dengan dirinya sendiri.  Prajurit sejati  fokus pada komandan-Nya.  Masih ingat ketika Gideon mencari Prajurit? Semua yang takut, gentar disuruh pulang. Mereka yang kedagingan seperti anjing minumnya juga disuruh pulang   
  1. Memberi diri masuk dalam camp militer Allah.
Kita tidak cukup hanya berdoa kita perlu bertindak untuk memberi diri kita masuk dan hidup dalam prinsip-prinsip Kerajaan Allah, Kita perlu masuk dalam prinsip seorang prajurit, Disiplin dan berlatih keras, Prajurit motonya TUNDUK dan TAAT. Patuh tidak membantah. Mengikuti spiritual journey