MIRACLE COMMUNITY

Translate

Minggu, 14 Oktober 2012

Saat Teduh, Minggu 14 Oktober 2012



MENGHORMATI   PEMERINTAH


Bacalah Roma 13:1-7
 “Setiap orang haruslah taat kepada pemerintah, sebab tidak ada pemerintah yang tidak mendapat kekuasaannya dari Allah. Pemerintah menjalankan kekuasaannya atas perintah dari Allah. Itu sebabnya, menentang pemerintah sama saja dengan menentang apa yang telah ditentukan oleh Allah. Orang yang berbuat baik tidak usah takut kepada pemerintah..  Sebab pemerintah adalah hamba Allah yang bekerja untuk kebaikan Anda. Tetapi kalau Anda berbuat jahat, memang Anda harus takut kepadanya, Ia adalah hamba Allah, yang menjatuhkan hukuman Allah kepada orang-orang yang berbuat jahat. Itu sebabnya Anda harus taat kepada pemerintah--bukan hanya karena Anda tidak mau dihukum, tetapi juga karena suara hati nurani. Bayarlah kepada pemerintah apa yang Anda harus bayar kepadanya. Bayarlah pajak, kalau Anda harus membayar pajak; dan bayarlah cukai kalau Anda harus membayar cukai. Hargailah mereka yang harus dihargai dan hormatilah mereka yang harus dihormati,”(Roma 13:1-7, terjemahan IBIS).
Renungan
1. Bagaimana seharusnya sikap kita kepada pemerintah? Apa akibatnya jika kita tidak taat?



2. Mengapa kita harus membayar pajak?



Praktek
Bagaimana sikap Anda sebagai warga negara yang baik terhadap pemerintah? Sudahkah Anda mentaati firman ini?

Sabtu, 13 Oktober 2012

Saat Teduh, Sabtu 13 Oktober 2012



BERFUNGSI  DALAM  KELUARGA

Firman Tuhan ini memberikan kepastian tentang bagaimana seharusnya sikap istri terhadap suami, meski suaminya tidak taat kepada Firman. Isteri hanya perlu tunduk kepada suami. hanya Tuhan yang sanggup mengubah manusia, sedangkan manusia tidak pernah bisa mengubah manusia. Jika isteri taat kepada firman, ia tidak akan merasa frustrasi. Istri hendaknya berdoa untuk  suami dan percaya bahwa Tuhan sanggup mengubah suami.  Petrus menase - hati para suami, “Dan kalian juga, suami-suami, hendaklah hidup dengan penuh pengertian terhadap istrimu, dan dengan kesadaran bahwa mereka adalah kaum yang lemah.  Perlakukanlah mereka dengan hormat, sebab mereka bersama-sama dengan kalian, akan menerima anugerah hidup yang sejati dari Allah. Lakukan, supaya tidak ada yang menghalangi doamu,”(1 Pet 3:7,  IBIS). Seperti apakah sikap Anda kepada istri
Renungan.
1. Bagaimana seharusnya sikap seorang istri terhadap suaminya?



2. Bagaimana seharusnya sikap suami terhadap istrinya?



Praktek
Apa tindakan yang harus Anda lakukan baik sebagai seorang suami atau seorang istri agar doa Anda tidak terhalang? Bagikanlah di gereja rumah.

Jumat, 12 Oktober 2012

Saat Teduh, Jumat 12 Oktober 2012

YESUS MENGHORMATI ORANG TUANYA


Yesus  sudah tahu panggilan Bapa di dalam diriNya untuk melayani manusia, Ia tetap menaruh hormat kepada orang tuanya. Ia tidak memutuskan sendiri untuk tetap berada di Bait Allah, tetapi memilih untuk kembali bersama keluarganya. Ia menunggu waktu yang tepat sesuai dengan rencana Bapa untuk melayani. Yesus tetap berada di bawah asuhan orang tuaNya, karena Ia menaruh respek atau hormat kepada mereka. Orang tua  adalah tudung rohani yang ditetapkan oleh Allah bagi hidupNya. Ketika Yesus menghargai otoritas orang tuaNya, maka hikmat Yesus semakin bertambah dan Ia semakin dikasihi oleh Allah dan manusia.

Renungan
1. Hal apakah yang biasa dilakukan orang tua Yesus tiap-tiap tahun? (ayat 1).




2. Apa yang terjadi dengan Yesus ketika keluarganya kembali ke Yerusalem?



Praktek
Apakah Anda menaruh respek terhadap otoritas ?  Apakah Anda sering memutuskan sendiri perkara-perkara sesuai keinginan Anda tanpa persetujuan otoritas di atas Anda?  Tulislah komitmen yang ingin Anda lakukan.

Kamis, 11 Oktober 2012

Saat Teduh, Kamis 11 Oktober 2012



HORMAT  TERHADAP ORANG TUA


Bacalah Efesus 6:1-3
Jika kita menghormati orang tua, maka kita bukan hanya berbahagia, tetapi juga panjang umur. Tapi, bagaimana hubungan kita dengan orang tua menentukan realisasi janji itu. Apakah kita memiliki hubungan yang baik dengan orang tua? Jikalau hubungan dengan orang tua rusak, maka inilah waktunya untuk memperbaikinya. Daud adalah contoh tentang seorang anak yang meskipun memiliki hubungan yang kurang baik dengan orang tua, ia berusaha memperbaiki hubungan yang rusak itu. Meski Saul berusaha membunuh Daud, ia tetap menghormati mertuanya tanpa pamrih. Itulah sebabnya Daud menjadi berkat bagi segala generasi hingga kita.
Renungan
1. Apa yang harus dilakukan oleh seorang anak terhadap orang tuanya?




2. Apa berkatnya jika seorang anak mentaati Firman Tuhan?




Praktek
Apa yang Anda dapat dari renungan Firman Tuhan hari ini?  Apa yang anda mau lakukan sebagai sikap  menghormati orang tua?


Rabu, 10 Oktober 2012

Saat Teduh, Rabu 10 Oktober 2012



PEMIMPIN  YANG TIDAK GILA HORMAT


Bacalah Galatia 5:16-26
Gila hormat dan berlaku sewenang-wenang kepada orang lain, khususnya orang-orang yang dipercayakan oleh Tuhan pada kita untuk memimpin atau menggembalakan mereka, maka kita tidak boleh bertindak demikian.  Mengapa? Karena, “Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya,”(ayat 24). Keinginan daging dan hawa nafsu adalah sifat yang gila hormat. Sebaliknya, kata Paulus, “Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,”(ayat 25). Oleh karena itu, marilah kita saling memberi respek antara satu dengan yang lain demi mencari kemuliaan dan hormat bagi nama Tuhan.
Renungan
1. Bagaimana harusnya cara hidup kita?(ayat 25).




2. Apa yang akan terjadi jika kita tidak hidup oleh dan dipimpin oleh Roh Kudus? (ayat 26)




Praktek
Apa yang ingin Anda rubah setelah merenungkan firman Tuhan ini?  Bagikan pengalaman Anda di gereja rumah.

Selasa, 09 Oktober 2012

Saat Teduh, Selasa 09 Oktober 2012



TAAT  PADA  OTORITAS


Bacalah Ibrani 13:17
Ketika Paulus menulis Tunduk dan taat pada otoritas  ia sedang di penjara oleh pemimpin bengis.,”(ay 17).  Pada masa itu, orang-orang Kristen dianiaya sehingga para pemimpin bertanggunjawab atas keselamatan jemaat yang mereka gembalakan. Jadi, ketaatan mereka kepada pemimpin dapat menciptakan kemudahan tertentu bagi diri mereka sendiri. Oleh karena itu, janganlah kita menciptakan masalah, tetapi kita bisa memberikan jalan keluar bagi orang lain dengan cara tunduk dan taat.   Tunduk dan taat kepada pemimpin itu bukanlah kehendak kita, tetapi merupakan kehendak Allah. Itulah sebabnya Petrus juga menulis hal yang sama, “Hai kamu, hamba-hamba, tunduklah dengan penuh ketakutan kepada tuanmu, bukan saja kepada yang baik dan peramah, tetapi juga kepada yang bengis.,”(IPterus 2:18-19).
Renungan
1. Apa yang harus kita lakukan kepada pemimpin kita?




2. Mengapa kita harus taat  pada pemimpin kita?                                                                                                                  



Praktek
Sudahkah Anda tunduk dan taat kepada pemimpin Anda? Apa komitmen Anda untuk dilakukan?  Bagikanlah pengalaman Anda di komsel.